desa dan kota memang tidak dapat di
pisahkan karena desa memerlukan kota dan kota memerlukan desa.Begitu pula
masyarakat desa dan kota pasti tidak akan bisa memutuskan hubungan
mereka.hubungan antara masyarakat desa dan kota memang sudat tercipta secara
alami meski masing-masing dari mereka memiliki karakteristik
masing-masing.Contohnya seperti masyarakat kota di kenal dengan sikap
individualisnya sedangkan masyarakat desa di kenal dengan sikap gotong
royongnya itu salahsatu perbedaaan yang paling mencolok dari masyarakat desa
dan kota.tetapi di samping itu juga mereka selalu saling membutuhkan misalnya
seperti kota pasti mendatangkan sayur-sayuran dari masyarakat desa dan
masyarakat desa bisa belajar mengelola sumberdaya desanya dari masyarakat kota.
faktor yang mempengaruhi sehingga
terjadi interaksi keruangan antara desa – kota dikemukakan oleh Edward Ulman
yang terdiri dari faktor - faktor, yaitu :
- Adanya wilayah – wilayah yang saling melengkapi (regional complementarity) artinya, terdapat kebutuhan timbal balik antar wilayah sebagai akibat adanya perbedaan potensi yang dimiliki oleh tiap wilayah.
Adanya kesempatan untuk
berintervensi (intervening opportunity) artinya, kedua wilayah
memiliki kesempatan melakukan hubungan timbal balik serta tidak ada pihak ketiga
yang membatasi kesempatan itu. Adanya campur tangan /intervensi pihak ketiga
(wilayah ketiga) dapat menjadi penghambat atau melemahkan interaksi
antara dua wilayah.
- Adanya kemudahan transfer/ pemindahan dalam ruang (spacial transfer ability) artinya kemudahan transfer atau pemindahan dalam ruang baik manusia, informasi ataupun barang sangat bergantung dengan faktor jarak, biaya angkasa (transportasi) dan kelancaran prasarana transportasi. Jadi semakin mudah transferbilitas, maka akan semakin besar arus komoditas.
Aspek Interaksi Desa – Kota
- Aspek Ekonomi, meliputi :
- Melancarkan hubungan antara desa dengan kota
- Meningkatkan volume perdagangan antara desa dengan kota
- Meningkatkan pendapatan penduduk
- Menimbulkan kawasan perdagangan
- Menimbulkan perubahan orientasi ekonomi penduduk desa
- Aspek Sosial, meliputi :
- Terjadinya mobilitas penduduk desa dan kota
- Terjadinya saling ketergantungan antara desa dengan kota
- Meningkatnya wawasan warga desa akibat terjalinnya pengaruh hubungan antara warga desa dengan warga kota
- Aspek Budaya meliputi :
- meningkatnya pendidikan di desa yang ditandai dengan meningkatnya jumlah sekolah dan siswanya yang bersekolah
- Terjadinya perubahan tingkah laku masyarakat desa yang mendapatkan pengaruh dari masyarakat kota
- Potensi sumber budaya yang terdapat di desa hingga melahirkan arus wisatawan masuk desa






0 komentar:
Posting Komentar